--> -->
SEPUTARINDO | AKTUAL DAN TERPERCAYA

SEPUTARINDO | AKTUAL DAN TERPERCAYA

  • Jelajahi

    Copyright © SEPUTARINDO | AKTUAL DAN TERPERCAYA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Hadiri Puncak PENAS XVII, Bupati Soppeng : Perkuat Pertanian Modern

    Seputarindo
    Rabu, 24 Juni 2026, 09:35 WIB Last Updated 2026-07-21T02:38:28Z

     

    SEPUTARINDO --SOPPENG-- Bupati Soppeng,H. Suwardi Haseng, SE menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di GOR David Toni, Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Bupati Soppeng menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mendukung penguatan sektor pertanian dan perikanan melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi demi mewujudkan swasembada pangan nasional.

    Mengusung tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional”, PENAS XVII menjadi forum nasional yang mempertemukan puluhan ribu petani, nelayan, penyuluh, pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan memperkenalkan berbagai inovasi di bidang pertanian dan perikanan.

    Pada kesempatan tersebut, Bupati Soppeng didampingi Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng, H. Asis Dahlan, bersama 45 orang kontingen Kabupaten Soppeng yang terdiri atas petani, nelayan, penyuluh, serta pendamping dari perangkat daerah terkait.

    Rangkaian kegiatan PENAS XVII telah berlangsung sejak 21 Juni 2026 dengan beragam agenda strategis, di antaranya temu teknologi, gelar teknologi, pameran pembangunan, temu usaha agribisnis, temu profesi, peragaan dan asah terampil, studi banding, hingga gelar seni budaya. Seluruh kegiatan tersebut menjadi media pembelajaran sekaligus ruang kolaborasi dalam mendorong percepatan transformasi sektor pertanian dan perikanan Indonesia.

    Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PENAS XVII diikuti sekitar 50 ribu peserta dari 38 provinsi dan ratusan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Menurutnya, besarnya jumlah peserta menunjukkan tingginya antusiasme dan harapan masyarakat terhadap kemajuan sektor pertanian sebagai fondasi utama ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

    Menteri Pertanian juga mengapresiasi dukungan Presiden Republik Indonesia terhadap pembangunan sektor pertanian dan perikanan melalui berbagai kebijakan strategis yang berpihak kepada petani dan nelayan. Ia menegaskan bahwa transformasi teknologi menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing sektor pertanian Indonesia di masa depan.

    Dalam arahannya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyampaikan penghormatan kepada seluruh petani dan nelayan Indonesia yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan bangsa. Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat sektor pangan melalui berbagai program dan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan produksi, kesejahteraan petani dan nelayan, serta penguatan ketahanan pangan nasional.

    Presiden juga mengungkapkan optimisme bahwa Indonesia semakin dekat menuju swasembada pangan. Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya produksi berbagai komoditas strategis, seperti beras dan jagung, yang merupakan hasil kerja keras petani, nelayan, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan di sektor pangan.

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terkini

    WISATA BAHARI

    +