--> -->
SEPUTARINDO | AKTUAL DAN TERPERCAYA

SEPUTARINDO | AKTUAL DAN TERPERCAYA

  • Jelajahi

    Copyright © SEPUTARINDO | AKTUAL DAN TERPERCAYA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Lobi Politik Malam Hari, Cerita Pertemuan 'Tak Sengaja' Bupati Soppeng dan Plt Ketua Golkar Sulsel

    Seputarindo
    Minggu, 17 Mei 2026, 12:13 WIB Last Updated 2026-05-17T05:13:45Z



    SEPUTARINDO--MAKASSAR — Teka-teki absennya Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, SE, dalam acara konsolidasi Dapil Sulsel II di Gedung La Patau, Soppeng, Sabtu (16/5/2026) siang akhirnya terjawab.



    Tidak berada di Soppeng, Suwardi Haseng justru menggelar  pertemuan empat mata dengan Plt Ketua Golkar Sulsel, Muhiddin Moh Said, di Makassar pada malam harinya.




    Pertemuan privat tersebut berlangsung di Apartemen 31, sebuah hunian bintang lima di kawasan elite Jalan Jenderal Sudirman, Makassar. Diketahui, Bupati Suwardi Haseng memang memiliki salah satu unit di apartemen mewah tersebut sejak empat tahun terakhir.



    Dihubungi, Bupati Suwardi Haseng berdalih pertemuan tersebut terjadi tanpa sengaja. Baru saja mendarat dari kunjungan kerja di Jakarta, ia langsung menuju apartemennya untuk beristirahat. 



    Di sana, ia mengaku berpapasan dengan Muhiddin di lift.

    Meski diklaim sebagai kebetulan, aroma politik tak bisa disembunyikan. Muhiddin, yang saat itu masih mengenakan baju kuning khas Golkar usai menghadiri acara di Soppeng, langsung mengajak Suwardi berbincang di lounge apartemen.



    Dalam obrolan santai namun krusial tersebut, keduanya membahas masa depan Golkar Soppeng dan persiapan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel.



    "Alhamdulillah, beliau merasa puas dengan pelaksanaan acara di Soppeng," ujar Suwardi. Namun, saat didesak mengenai detail kesepakatan politik yang lahir dari pertemuan malam itu, Bupati Suwardi Haseng memilih irit bicara. 



    “Sebagai kader Golkar Sulsel, saya banyak mendapat arahan dari beliau,” pungkasnya diplomatis.



    Di sisi lain, Suwardi meluruskan bahwa absennya dia di acara partai pada siang hari murni karena urusan kedinasan yang mendesak. Bersama Bupati Luwu Timur, Maros, dan Bangkalan, ia diundang khusus untuk meninjau langsung sistem pengolahan sampah TPS3R milik Pemprov DKI Jakarta di Bantar Gebang.



    “Ini mendesak karena Soppeng tergolong terlambat. Sistem pengolahan sampah kita harus segera dibangun dari pusat, setidaknya paling lambat akhir tahun ini,” terang, Bupati Suwardi Haseng menutup penjelasannya. (***)


    Published Wandhi 

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terkini

    WISATA BAHARI

    +